MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • KESEHATAN/
  • Hati-Hati Jaringan Payudara Pria Membesar Membentuk Seperti Wanita, Tingkatkan Risiko Kematian Dini
Ilustrasi payudara

Hati-Hati Jaringan Payudara Pria Membesar Membentuk Seperti Wanita, Tingkatkan Risiko Kematian Dini

0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Kamis, 1 Februari 2024 – 00:06 WIB

VIVA Lifestyle – Pernah melihat adanya jaringan payudara pada pria? Hati-hati, jaringan payudara yang membesar pada pria bisa meningkatkan risiko kematian dini sebesar 37 persen.

Baca Juga :

6 Rahasia Alami Merawat Payudara, Selain Sehat tapi Juga Bisa Bikin Kencang

Dikenal sebagai ginekomastia, adalah suatu kondisi medis yang menyebabkan pembengkakan pada payudara pria dan anak laki-laki. Ini sangat umum terjadi pada remaja dan pria lanjut usia.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, di Denmark pria dengan jaringan payudara yang membesar lebih mungkin meninggal sebelum usia 75 tahun. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Baca Juga :

5 Manfaat Berhubungan Suami Istri di Pagi Hari, Bisa Tingkatkan Semangat Bekerja

Peneliti Denmark mengatakan kondisi ini muncul akibat ketidakseimbangan hormon dan juga dapat berdampak pada lebih dari sepertiga pria.

Baca Juga :

Yuk Jaga Kesehatan Payudara Sejak Dini, Biar Tak Ada Masalah Dikemudian Hari

Dr Elvira Brauner, dari Rumah Sakit Universitas Copenhagen, mengatakan, pria yang didiagnosis menderita ginekomastia memiliki risiko kematian lebih tinggi.

Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan hormon testosteron.

Namun obesitas juga dapat meningkatkan risiko ini, karena dapat meningkatkan kadar estrogen dan menyebabkan jaringan payudara membesar.

Studi baru yang dipublikasikan di BMJ Open, mempelajari bagaimana penderita ginekomastia dapat mempengaruhi peluang pria untuk meninggal lebih awal.

Para peneliti memeriksa data kesehatan lebih dari 140.000 orang Denmark antara tahun 1995 hingga 2021, dengan 23.429 orang didiagnosis menderita kondisi tersebut.

Dari situ, sekitar 16.253 orang menderita ginekomastia tanpa diketahui penyebabnya, sedangkan peserta lainnya memiliki faktor risiko yang diketahui.

Jumlah orang yang didiagnosis dengan ginekomastia juga meningkat selama lebih dari 20 tahun masa studi, menurut para peneliti. Mereka yang diketahui memiliki faktor risiko, 75% lebih mungkin meninggal lebih awal.

Sedangkan mereka yang tidak diketahui faktor risikonya mempunyai risiko 5% lebih besar.

Selain itu, pria yang tidak diketahui faktor risiko ginekomastia, memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk meninggal akibat penyakit di organ hati dibandingkan mereka yang tidak menderita penyakit di organ hati.

Para ahli mengatakan risiko kematian yang lebih tinggi mungkin terkait dengan fakta bahwa ginekomastia terkait dengan sejumlah penyakit mematikan, serta obat yang digunakan untuk mengobatinya.

“Temuan ini diharapkan akan merangsang lebih banyak kesadaran di kalangan penyedia layanan kesehatan untuk menerapkan intervensi yang meringankan faktor risiko yang mendasarinya,” kata dia dikutip dari laman Dailystar.

Halaman Selanjutnya

Namun obesitas juga dapat meningkatkan risiko ini, karena dapat meningkatkan kadar estrogen dan menyebabkan jaringan payudara membesar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21